Lebah Aqsa – Jual Beeswax

Berbicara mengenai peradaban masa lalu maka romawi kuno merupakan peradaban yang mudah dikenal saat ini, betapa tidak mereka di dalam masa jayanya mampu memberikan berbagai peninggalan yang banyak kita ketahui sekarang.

Peradaban Romawi merupakan sebuah peradaban yang berasal dari negara kota Roma yang didirikan di Semenanjung Italia yang menjulur ke Laut Tengah. Kota Roma itu sendiri diperkirakan berdiri pada tahun 750 SM. Singkatnya, peradaban romawi terletek di negara Italia sekarang ini tepatnya di Pegunungan Apenia. Daerah Pegunungan Apenia seperti sebuah kaki yang sedang menyepak bola dan bola itu adalah Pulau Sisilia.

Lembah Pegunungan Apenia merupakan daerah yang subur dan cocok dijadikan sebagai lahan pertanian dan terletak diantara tujuh buah bukit. Selain itu, di Pegunungan Apenia terdapat tambang – tambang mineral seperti bijih besi, emas, tembaga, batu pualam dan marmer (hasil tambang yang paling berkualitas dan sangat baik untuk bahan bangunan).

Pada awalnya kebudayaan Romawi adalah monarki sampai ke kekaisaran yang luas, namun setelah 12 abad, kebudayaannya berubah menjadi republikoligarki. Berdasarkan kepada kepercayaan setempat, kata Romawi berasal dari nama kakek moyang bangsa Romawi itu sendiri yakni Remus dan Romulus. Mereka adalah anak dari Rhea Silva yang merupakan keturunan Aeneas (pahlawan Perang Troya), dimana sewaktu kecil mereka disusui dan dibesarkan oleh seekor serigala.

Dari kejayaan zaman romawi kuno meninggalkan banyak kemegahan bangunan yang menjulang tinggi. Berikut adalah sedikit contoh dari peninggalan mereka.

  1. Tiang Marcus Aurelius

Tiang Marcus Aurelius sebenarnya tidak dibangun oleh kaisar Marcus Aurelius, melainkan oleh putranya Commodus, sekitar tahun 180-190 M. Commodus ingin mengabadikan kemenangan ayahnya dalam perang melawan suku Marcommani di utara Romawi (Swiss modern). Tiang Marcus Aurelius mirip dengan Tiang Trajanus, tapi reliefnya lebih detail dan pengambarannya lebih dalam dan kejam. Selain itu Marcus Aurelius tidak sesukses Trajanus dalam perangnya, jadi ada banyak adegan sedih dalam tiangnya. Di keseluruhan sisi tiang, digambarkan para tentara Romawi yang sedang berperang. 

2. Istana Emas Nero

Setelah terjadi Kebakaran Besar di kota Roma pada tahun 64 SM, banyak lahan-lahan yang menjadi kosong. Kaisar Nero memanfaatkan lahan-lahan kosong itu untuk membangun sebuah istana di pusat kota Roma. Dia menyebutnya Istana Emas (Domus Aurea). Istana Emas digambarkan oleh Suetonius dalam tulisannya. Kini reruntuhan Istana Emas sudah berhasil digali.

Istana Emas adalah bangunan yang sangat mewah. Di dalamnya ada ruang makan berdinding delapan dengan atap berlukiskan bulan dan bintang. Atap itu dapat dibuka sehingga pemandangan lanngit dapat dilihat dari sana. Di depan Istana Emas, ada patung kaisar Nero yang dilapisi emas. Patung itu disebut Colossus. 

3. Insulae

Di kota-kota besar, banyak orang Romawi yang tinggal di bangunan apartemen yang disebut Insulae. Pada tahun 100-an M, ada hampir 50.000 bangunan apartemen di Roma, sementara rumah pribadi berjumlah kurang dari 2000. Pada awalnya insulae dibangun dari kayu dan terdiri dari tiga atau empat lantai. Di kemudian hari, karena kayu mudah terbakar, insulae pun dibangun dari batu bata.

4. Akuaduk

Seiring kota-kota Romawi menjadi semakin besar, maka kebutuhan terhadap pasokan air pun bertambah. Saluran pembuangan dialirkan ke sungai sehingga sungai tidak layak untuk dijadikan sumber air oleh rakyat Romawi. Akhirnya pemerintah Romawi memutuskan untuk membangun saluran air dari batu yang sangat panjang dan digunakan untuk mengalirkan air bersih dari bukit terdekat sampai ke kota. Bangunan ini disebut Akuaduk, dari kata aqua (air) dan ductus (saluran). Akuaduk pertama dibangun di kota Roma sebelum kemudian dibangun juga di kota-kota lain. Pada akhirnya, sebagian besar kota di Romawi punya setidaknya satu Akuaduk, sementara kota besar seperti Roma bisa punya sampai sepuluh Akuaduk.

Dari megahnya bangunan bangunan diatas maka yang perlu digaris bawahi adalah bangunan tersebut menggunakan beeswax sebagai bahan pelapisnya. Dimana beeswax digunakan untuk memperkuat dinding dari kekeroposan yang mampu membuat bangunan bisa bertahan hingga bertahun tahun lamanya.

Dari penjelasan bahwa beeswax merupakan bahan yang penting untuk pembuatan bangunan yang kokoh maka sudah sepantasnya kita memang mempercayai kualitas beeswax untuk digunakan sebagai bahan bahan pelapis atau campuran agar kualitasnya tetap terjaga.

Baca juga:

Order ke Kami Sekarang juga !!!

Kami sebagai penyedia produk perlebahan menerima pesanan produk perlebahan untuk dinikmati oleh konsumen kami. kami memiliki alasan kenapa anda harus membeli produk dari kami:

  1. Gratis mencoba produk kami
  2. Dari peternak lebah yang terpercaya
  3. Memiliki sertifikat kemanan pangan
  4. Garansi 100% cashback jika palsu

Hubungi nomor kami di 0813-2935-0570 untuk pemesanan

Klik Link untuk Order via WA

Notabene

Untuk order dimohon segera dan secepatnya karena:

  • produk perlebahan tidak bisa dijamin stoknya selalu ada karena sesuai kondisi di lapangan yang bisa berubah-ubah
  • dan karena kondisi di lapangan yang berubah maka harga bisa juga berubah
Bagikan Artikel ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *